Tuesday, February 21, 2012

Manajemen File pada CorelDraw X3

Gambar yang telah selesai dikerjakan dapat disimpan agar suatu saat dapat dibuka lagi. File tersebut juga dapat diimport atau di-eksport. Langkah-langkah untuk melakukan perintah tersebut dapat anda baca di bawah ini :

1. Menyimpan File
Setelah Anda mendesain objek, Anda harus menyimpan objek tersebut supaya dapat dibuka lagi di lain waktu. Saat menyimpan objek Anda harus memberi nama supaya mudah dicari. Misalnya, diberi nama: Logo.cdr. Nama Logo.cdr. itu disebut file. Pada tulisan kali ini bacaan-komputer menguraikan bagaimana menangani file mulai dari menyimpan file, membuka file, mengekspor file, dan mengimpor file serta mengirim file ke lokasi tertentu. Untuk dapat menyimpan file hasil pekerjaan Anda dapat dilakukan dengan berbagai cara. Saat Anda menyimpan gambar untuk kali pertama, Anda harus menentukan file, drive, dan folder/tempat penyimpanan gambar. Secara default, gambar disimpan dengan format CorelDRAW (CDR) , tetapi Anda dapat memilih format lain, seperti Adobe Illustrator (AI) dan Corel R.A.V.E (CLK). Anda juga dapat menyimpan gambar ke versi CorelDRAW sebelumnya dan juga dapat menyimpan gambar yang terpilih saja.


a. Menyimpan sebagai File CDR (CorelDRAW)
Untuk menyimpan gambar atau logo sebagai file CDR, ikuti langkah berikut.
(1) Klik menu File → Save atau klik tombol Save atau tekan tombol Ctrl S pada keyboard sehingga tampil kotak dialog Save Drawing.
Kotak Dialog Save Drawing

(2) Pada kotak Save in, pilih Drive dan folder di mana file tersebut akan disimpan. Misalnya, Data CorelDRAW.
(3) Pilih tipe file pada kotak daftar Save as type. Dalam keadaan default, file akan disimpan dengan tipe CDR-CorelDRAW.
(4) Ketik nama file pada kotak File name, kemudian klik tombol Save, misalnya, Logo.

b. Menyimpan Objek Terpilih
Anda bisa menyimpan objek-objek yang terpilih saja untuk dijadikan sebuah file. Langkahnya adalah sebagai berikut.
(1) Pilih objek-objek yang akan disimpan.

(2) Klik menu File → Save as sehingga tampil kotak dialog Save Drawing.
(3) Beri tanda centang pada kotak periksa Selected only. Jika perintah ini belum tampil, klik tombol Options.
(4) Ketik nama file pada kotak teks File name, misalnya Stars. Kemudian, klik tombol Save. Dengan demikian, objek yang terpilih tersebut telah tersimpan ke dalam file Stars.


c. Menyimpan File dengan Nama Lain
Anda juga bisa menyimpan objek yang sama dengan nama file lain. Untuk memberi nama file yang lain, lakukan langkah berikut ini.
(1) Klik perintah menu File  → Save As.
(2) Ketikkan nama file pada kotak teks File name, kemudian klik tombol Save.


d. Backup Otomatis
Supaya objek yang Anda buat tetap tersimpan secara otomatis setiap 5 menit sekali, lakukan perintah berikut.
(1) Klik menu Tools →  Options hingga tampil kotak dialog Options.
(2) Dalam daftar kategori, klik ganda Workspace dan klik Save.
Jendela Options

(3) Aktifkan kotak periksa Auto-backup every, dan ketik nilai dalam kotak teks minutes untuk menentukan lama waktu penyimpanan otomatis, misalnya 5.
(4) Aktifkan pilihan pada bagian Always backup to:
• Users Temporary Folder. Digunakan untuk menyimpan file backup pada folder temporary.
• Specific Folder. Digunakan untuk menentukan folder khusus yang akan digunakan untuk menyimpan file backup. Jika Anda memilih pilihan ini, Anda dapat menentukan folder dengan menekan tombol Browse dan cari folder yang akan digunakan untuk menyimpan otomatis, kemudian klik tombol OK. Misalnya, Drive D:\Data CorelDRAW. Jika Anda menginginkan backup dilakukan setiap saat menyimpan file, aktifkan kotak periksa Make backup on Save.
(5) Klik Tombol OK


2. Membuka File
Membuka kembali file sering Anda lakukan untuk keperluan mengedit gambar atau keperluan mencetak gambar yang telah Anda buat sebelumnya. Adapun langkah-langkah membuka file adalah sebagai berikut.
(1) Pilih menu File  →  Open atau klik tombol Open pada toolbar atau tekan Ctrl + O. Selanjutnya, akan tampil kotak dialog Open Drawing.
Kotak Dialog Open Drawing

(2) Pada bagian Files of type otomatis terpasang pilihan All File Formats.
(3) Cari lokasi file yang akan dibuka pada bagian Look in.
(4) Aktifkan kotak periksa Preview untuk menampilkan isi file yang dipilih.
(5) Klik nama file yang akan dibuka, kemudian tekan tombol Open sehingga isi file tersebut akan dibuka di lembar kerja CorelDRAW. Jika ingin membuka lembar kerja baru, Anda bisa menekan tombol New pada toolbar Standard, tekan tombol Ctrl + N pada keyboard, atau pilih perintah menu File → New.


3. Impor dan Ekspor File
Anda dapat juga mengimpor teks maupun gambar dari program lain, seperti file JPEG, GIF, atau file teks. Anda dapat mengimpor dan menempatkan pada lembar kerja aktif sebagai objek. Gambar hasil impor akan menjadi bagian dari file yang saat itu sedang aktif. Saat mengimpor gambar, Anda dapat mengatur ulang, misal mengubah jumlah pixel, menghilangkan detil-detil yang tak berguna, dan mengurangi ukuran file. Anda juga dapat mengurangi ukuran file dan memotong gambar untuk memperoleh ukuran gambar yang diinginkan.

a. Mengimpor File
Desain gambar yang dibutuhkan Anda, dapat diambil dari program lain untuk membuat hasil yang bagus dan menarik. Langkah-langkah mengimpor file adalah sebagai berikut.
(1) Klik menu File → Import sehingga tampil kotak dialog Import.
Kotak Dialog Import

(2) Pada bagian Look in, pilih folder di mana file tersebut disimpan.
(3) Pilih tipe file yang akan dibuka pada kotak dialog Files of type.
(4) Klik nama file yang akan diimpor. Contoh ATKINSON.
(5) Klik tombol Options dan aktifkan beberapa kotak periksa yang aktif.




  • Link Bitmap Externally. Digunakan untuk menghubungkan gambar bitmap yang diambil dan menyertakannya pada file aktif.
  • Combine Multi-Layer Bitmap. Digunakan untuk mengimpor gambar bitmap yang terdiri atas beberapa layer menjadi satu objek.
  • Extract Embedded ICC Profile. Digunakan untuk menyimpan profile warna International Color Consortium (ICC) ke dalam direktori warna.
  • Check For Watermark. Digunakan untuk mengecek fasilitas watermark.
  • Do Not Show Filter Dialog. Digunakan untuk membuka default filter tanpa membuka kotak dialog.
  • Maintain Layers and Pages. Digunakan untuk mengatur penempatan layer lapisan dan lembar kerja saat mengimpor file.



(6) Klik tombol Import dan kerjakan salah satu perintah berikut.

  • Klik pada lembar kerja untuk menampilkan objek yang Anda impor dengan ukuran yang sama dengan file aslinya.
  • Klik dan geser atau drag & drop untuk mengubah ukuran file sehingga ukuran file yang ditampilkan sesuai dengan proses drag & drop yang Anda lakukan.
  • Tekan tombol enter untuk menampilkan objek di tengah-tengah lembar kerja.
(7) Sebagai contoh, tekan tombol Enter agar file yang diimpor berada di tengah-tengah lembar kerja.
Hasil Import File

Selain langkah itu, Anda juga dapat melakukan pemotongan gambar saat proses mengimpor objek gambar. Berikut langkah-langkahnya sebagai berikut.
(1) Klik perintah menu File → Import hingga tampil kotak dialog Import.
(2) Pilih folder tempat file yang diimpor itu disimpan. Pilih format file yang akan diimpor dari kotak dialog Files of type.
(3) Klik nama file yang akan diimpor.
(4) Pilih Crop dari drop down di samping drop down Files of type.
(5) Klik tombol Import sehingga akan tampil kotak dialog Crop Image.
Croping file yang akan diimpor
(6) Ketiklah nilai pada kotak teks berikut.

Top. Digunakan untuk menentukan area yang akan dihapus dari sisi atas.
Left. Digunakan untuk menentukan area yang akan dihapus dari tepi kiri.
Width. Digunakan untuk menentukan lebar objek yang akan diimpor.
Height. Digunakan untuk menentukan tinggi objek yang akan diimpor.
Units. Digunakan untuk menentukan satuan ukuran yang ingin digunakan.
Select All. Digunakan untuk memilih seluruh bagian objek.

(7) Jika posisi objek yang akan dipotong telah ditentukan, klik tombol OK.
(8) Klik tahan dan geser mouse di lembar kerja, kemudian lepaskan klik mouse Anda. Selanjutnya, akan terlihat hasil pemotongan objek tersebut sesuai dengan seleksi yang Anda tentukan.


b. Mengekspor File
Ketika Anda selesai bekerja dengan sebuah gambar/ desain menggunakan CorelDRAW X3, file dokumen yang Anda buat dapat disimpan dalam berbagai format file (tidak terbatas pada bentuk *.cdr). Untuk menyimpan file CorelDRAW ke bentuk file lainnya dapat digunakan fasilitas Export. Langkah-langkah mengekspor file adalah sebagai berikut.
(1) Klik menu perintah File → Export sehingga tampil kotak dialog Export.
Kotak Dialog Ekspor

(2) Pilih folder yang akan digunakan untuk menyimpan hasil file export pada drop down Save in, misalnya pada folder Data Desain.
(3) Pilih tipe file pada drop down Files of type, misalnya BMP-Windows Bitmap.
(4) Ketik nama file pada kotak teks File name, misalnya Desain Logo.bmp.
(5) Klik tombol Options dan aktifkan beberapa kotak periksa jika diperlukan.
(6) Kemudian, klik tombol export sehingga tampil kotak dialog Convert to Bitmap.
Kotak Dialog Convert to Bitmap
(7) Pada kotak Convert to Bitmap dapat diatur hasil objek yang diekspor seperti tinggi, lebar, resolusi dan warna objek jika diinginkan. Kemudian, klik tombol OK. Selanjutnya, hasil objek yang diekspor dapat dilihat pada folder yang telah ditentukan, yaitu folder Data Desain.

c. Mengekspor ke Microsoft Office

CorelDRAW X3 memiliki fasilitas dan kemampuan dalam hal mengekspor objek desain grafis ke program aplikasi Microsoft Office atau WordPerpect Office. Langkah untuk mengekspor objek adalah sebagai berikut.
(1) Pilih perintah menu File → Export for Office sehingga tampil kotak dialog Export for Office.
Kotak Dialog Export For Office

(2) Dari kotak Export to, pilih salah satu pilihan berikut.
Microsoft Office. Pilihan perintah ini akan disisipkan ke dalam beberapa program aplikasi Microsoft Office, seperti Microsoft Office Word, Excel, dan Powerpoint. Dengan pilihan ini, file hasil proses ekspor akan disimpan dengan file berakhiran PNG (Portable Network Graphic)
WordPerpect Office. Pilihan yang digunakan untuk mengekspor objek desain grafis ke dalam program-program aplikasi Corel WordPerpect Office. Dengan pilihan ini, file hasil proses ekspor akan disimpan dengan file berakhiran WPG (Word Perpect Graphic). Untuk contoh, pilihlah pilihan Microsoft Office.

(3) Dari drop down Graphic should be best suited for, pilih salah satu pilihan berikut.
Compatibility. Pilihan ini digunakan untuk menghasilkan objek grafis hasil ekspor berdasarkan format kompatibilitas. Dengan pilihan ini objek dapat dibuka pada beberapa program aplikasi, objek tidak dapat disunting, dan file hasil proses ekspor akan disimpan dengan format file PNG.
Editing. Pilihan ini digunakan untuk menghasilkan objek grafis hasil ekspor dengan format editing. Dengan pilihan ini, objek dapat disunting pada program aplikasi lain, dan file hasil proses ekspor akan disimpan dengan format file EMF. Untuk contoh, pilih Compatibility.


(4) Dari kotak Optimized for, pilihlah salah satu pilihan berikut.
Presentation. Pilihan untuk menentukan agar file hasil ekspor dapat digunakan untuk keperluan presentasi.
Dekstop Printing. Pilihan digunakan untuk menentukan agar file hasil ekspor dapat digunakan untuk keperluan cetak lembar kerja/ tampilan, seperti desain photo, dan brosur.
Commercial Printing. Pilihan untuk menentukan agar file hasil ekspor dapat digunakan untuk keperluan cetak komersial, seperti iklan, leaflet. dan brosur. Sebagai contoh, pilih Dekstop printing.


(5) Klik OK untuk melanjutkan proses ekspor sehingga tampil kotak Save As.
(6) Tentukan lokasi folder yang akan Anda pakai untuk menyimpan file.
(7) Ketik nama file pada kotak File Name. Contoh ketik nama file Kaos.PNG, kemudian klik OK untuk mengakhirinya.


Untuk mencoba file hasil dari perintah itu, sisipkan file objek hasil ekspor ke dalam dokumen program aplikasi Office seperti Microsoft Word. Langkahnya adalah sebagai berikut.

  1. Aktifkan program aplikasi Microsoft Word, buka atau ketik sebuah naskah.
  2. Pilih perintah menu Insert Picture From File untuk menyisipkan file objek gambar ke dalam dokumen Microsoft Office Word.
  3. Dalam kotak dialog Insert Picture, pilih file Kaos.PNG yang merupakan file hasil proses ekspor, kemudian klik tombol Insert.



4. Keluar dari Program CorelDRAW
Berikut ini adalah perintah-perintah yang dapat Anda lakukan untuk menutup file desain objek grafis yang aktif dan keluar dari program CorelDRAW, yaitu sebagai berikut.

  • Pilih perintah menu File → Close untuk menutup layar yang aktif atau yang Anda gunakan saat itu atau klik tombol Close Windows.
  • Pilih perintah menu File → Close All untuk menutup semua layar yang aktif atau terbuka saat itu.
  • Pilih perintah menu File → Exit untuk keluar dari program CorelDRAW atau klik tombol Close.

Tuesday, February 14, 2012

Menu dan Ikon serta Kegunaannya pada CorelDrawX3

Untuk menggunakan program CorelDRAW X3, klik tombol atau ikon New pada pilihan tersebut sehingga tampak lembar kerja CorelDRAW X3 seperti Gambar di bawah ini
Area Kerja/Workspace CorelDraw X3
A. MENUBAR
Menubar adalah baris menu yang berisi perintah-perintah yang digunakan untuk mengatur dan mendesain gambar, misalnya untuk menampilkan dan menyembunyikan grid, ruler, dan guidelines. Dalam menu utama terdapat submenu dan di dalam submenu terdapat submenu berikutnya. Menu dapat Anda aktifkan dengan cara-cara berikut :
(1) Klik pada nama menu dengan mouse, atau
(2) Tekan tombol Alt pada keyboard diikuti dengan huruf yang bergaris bawah pada nama menu. Misalkan, memilih menu Arrange, tekan tombol Alt → A. Jika Anda ingin memilih submenu, tekan satu huruf pada keyboard sesuai dengan huruf yang diberi garis bawah pada menu tersebut. Contohnya, untuk membuka menu Arrange →Tranformations →Rotate , Anda dapat menekan tombol Alt →A→ F →R.
 
1) File 
Berikut beberapa submenu pada Menu File yang umum digunakan.
• New untuk membuat gambar atau desain baru dari layout kosong (blank).
• New Form Template untuk membuat gambar atau desain baru dari file template (desain yang sudah terbentuk sebelumnya,*. cdt).
• Open untuk membuka file *.cdr.
• Close untuk menutup lembar kerja yang aktif.
• Close All untuk menutup lembar kerja keseluruhan.
• Save untuk menyimpan file atau lembar hasil kerja.
• Save As untuk menyimpan file dengan nama baru, biasa digunakan untuk file yang sudah tersimpan kemudian disimpan kembali dengan nama lain.
• Acquire Image untuk mengambil gambar dari scanner.
• Import untuk mengambil gambar, foto atau teks dari file lain baik file CDR, BMP, TXT,TIF ataupun JPG.
• Export untuk menyimpan dokumen dalam format file lain.
• Print Merge untuk mencetak dengan menggabungkan pada file txt.
• Print Setup untuk menentukan jenis printer yang dipakai, ukuran kertas serta set warna atau monochrome.
• Publish to The Web, Document Info.
• Exit untuk keluar program CorelDRAW.
Gambar Submenu File


2) Edit
Berikut beberapa submenu pada Menu Edit yang umum digunakan.
• Undo untuk membatalkan satu atau dua perintah sebelumnya dalam pengeditan.
• Redo untuk mengembalikan perintah yang sudah dibatalkan oleh perintah undo.
• Repeat untuk mengulangi langkah terakhir yang dilakukan dalam pengeditan.
• Cut untuk menghapus objek dan menyimpannya di memori sehingga dapat ditampilkan kembali dengan perintah paste.
• Copy untuk menyalin objek dan tersimpan di memori.
• Paste untuk mengaktifkan atau menampilkan objek-objek yang ada di memori (objek yang di-cut atau di-copy).
• Paste Special untuk mengaktifkan objek dari hasil cut atau copy dari program lain disertai dengan alternatif lain.
• Duplicate untuk membuat duplikat atau salinan objek saat itu juga.
• Clear untuk menghapus objek.
• Select All untuk memilih semua hasil editan.
• Find and Replace untuk mencari dan mengganti nama kata.
• Insert New Object untuk membuat objek dari program lain dan kembali ke CorelDRAW dengan membawa objek.
Gambar Submenu Edit

3) View
Berikut beberapa submenu pada Menu View yang umum digunakan.
• Wireframe untuk menampilkan objek hanya outline tanpa menampilkan warna garis, isi, dan efek berfungsi mempercepat pengeditan pada layar.
• Full Screen Preview untuk menampilkan objek satu layar penuh.
• Rulers untuk menampilkan penggaris di atas dan di samping jendela aplikasi.
• Grid untuk menampilkan titik-titik bantu pada layar aplikasi.
• Guidelines untuk memunculkan garis bantu.
• Show untuk menampilkan hasil edit.
• Snap to Grid untuk mengubah atau memindahkan berdasarkan grid.
• Snap to Guidelines untuk memindahkan atau mengubah objek dengan merapat guidelines (garis bantu).
• Grid and Ruler Setup untuk menentukan satuan skala baik inci, milimeter atau pixel.
• Guidelines Setup untuk menentukan posisi guide pada layout.
• Dynamic Guides Setup untuk menyediakan ketentuan dalam membuat garis bantu dinamis.
Gambar Submenu View

4) Layout
Berikut beberapa submenu pada Menu Layout yang umum digunakan.
• Insert Page untuk menyisipkan atau menambahkan halaman.
• Delete Page untuk menghapus halaman.
• Rename Page untuk mengganti nama.
• Go To Page untuk memilih halaman yang akan diedit.
• Page Setup merupakan ketentuan dalam ukuran halaman.
• Page Background untuk memasukkan latar belakang warna atau objek gambar pada halaman.
  Gambar SubmenuLayout


Gambar Submenu Arrange
5) Arrange
Berikut beberapa submenu pada Menu Arrange yang umum digunakan.
• Transformations untuk membuat efek tranform.
• Align and Distribute menentukan satu objek pada posisi kiri, kanan, tengah bawah atau atas dari objek lain.
• Order untuk menentukan objek depan atau belakang dari objek lainnya.
• Group untuk menghimpun dua atau lebih objek dan menguncinya.
• Ungroup untuk melepas kunci dari himpunan objek yang telah di-group.
• Ungroup All untuk melepas kunci dari himpunan objek secara keseluruhan.
• Combine untuk menggabungkan dua objek atau lebih menjadi satu objek yang berupa curve dan masih menampilkan objek-objek tersebut berpotongan.
• Break Apart untuk memisahkan objek yang sudah di combine.
• Lock Object untuk mengunci objek.
• Unlock Object untuk melepaskan kunci objek yang telah di-lock.
• Shaping, Convert to Curves untuk membuat objek atau teks yang tersorot dijadikan objek lain berupa curve.

6) Effects
Berikut beberapa submenu pada Menu Effects yang umum digunakan.
• Transform untuk menampilkan jendela perintahperintah pindah (move), berputar (rotate), Strenght atau juga skew.
• Correction untuk mengkoreksi hasil efek.
• Artistic Media untuk menampilkan jendela gambar dan tulisan artistik.
• Blend untuk menampilkan jendela menu efek blend.
• Contour untuk menampilkan jendela menu efek contour.
• Envelope untuk menampilkan jendela menu efek envelope.
• Extrude untuk menampilkan jendela menu efek Extrude.
• Bevel untuk menampilkan jendela menu efek Bevel.
• Lens untuk menampilkan jendela menu efek lens.
• Add Perspective untuk menambah dan menampilkan perspektif.
• PowerClip klip-klip efek dalam mengubah efek yang sudah ada.
• Copy Effect untuk menyalin efek.
• Clone Effect untuk meng-clone (menggandakan) dari objek lain yang sudah diberi efek.
Gambar Submenu Effects

7) Bitmaps
Berikut beberapa submenu pada Menu Bitmaps yang umum digunakan.
• Convert to Bitmap untuk mengubah gambar menjadi bentuk bitmap.
• Auto Adjust, untuk mengatur channel warna dan kekontrasan gambar secara otomatis.
• Image Adjusment Lab untuk mengatur chanel warna dan kekontrasan gambar secara normal.
• Edit Bitmap, untuk mengubah-ubah atau mengedit gambar.
• Crop Bitmap untuk memotong gambar.
• Trace Bitmap untuk memilah-milah warna yang ada pada gambar.
• Mode untuk menentukan warna pada gambar.
• Bitmap Color Mask untuk mengkombinasikan warna pada gambar bitmap.
• 3D Effects untuk mengatur efek 3 dimensi gambar.
• Art Strokes untuk membuat gambar tampak hasil goresan.
• Blur untuk mengatur tingkat kekaburan gambar.
• Camera untuk mengatur efek fokus gambar.
• Color Transform untuk mengatur pengubahan warna gambar.
• Contour untuk untuk membuat garis-garis pinggir objek pada gambar.
• Sharpen untuk mengatur keragaman gambar.

8) Text
Berikut beberapa submenu pada Menu Text yang umum digunakan.
• Character Formatting menu-menu text berupa jenis huruf, spasi, style, dan lain-lain.
• Paragraph Formatting menu-menu paragraf, seperti spasi baris, jarak paragraf, bullet, dan numbering.
• Tabs menu tabulasi.
• Columns menu membuat kolom.
• Drop Cap untuk membuat huruf pada awal kalimat menjadi besar (kapital).
• Edit Text untuk mengedits teks, menambahkan, menyisipkan, atau menghapus kata, atau juga huruf.
• Insert Symbol Character untuk memasukkan simbol.
• Insert Formatting Code untuk menampilkan menu kode.
• Fit Text to Path menu teks melengkung mengikuti lingkaran atau garis yang telah dibuat.
• Align to Baseline untuk mengembalikan huruf pada dasar baris huruf normal.
• Paragraph Text Frame penentuan kolom dalam sebuah frame teks.
• Writing Tools untuk menampilkan tombol-tombol teks.
• Change Case untuk menentukan perubahan tipe huruf.
• Font List Options untuk menampilkan jenis-jenis huruf yang tersedia pada program CorelDRAW maupun yang sudah di-install-kan.
a. submenu Bitmaps b. submenu Text
 9) Tool
Berikut beberapa submenu pada Menu Tool yang umum digunakan.
• Options, untuk mengatur fitur-fitur pada area kerja dokumen dan pilihan bahasa pengantar.
• Customization, untuk mengatur toolbar-tool dan menu lain yang ingin dimunculkan pada halaman menggambar CorelDRAW.
• Color Management, untuk mengatur pilihan mode gambar (CMYK atau RGB) pada objek hasil gambar.
• Save Settings As Default untuk mengatur pilihan penyimpanan dokumen.
• Object Data Manager untuk memunculkan jendela object data manager.
• View Manager untuk memunculkan jendela view manager.
• Link Manager untuk mengatur link.
• Undo Docker untuk memperlihatkan langkahlangkah yang dilakukan selam pengolahan gambar.
• Internet Bookmark Manager untuk memperhatikan data hubungan ke internet.
• Color Style untuk memperlihatkan history pewarnaan gambar.
• Palette Editor untuk menentukan komposisi warna baru.
Gambar Submenu Tool

 10) Window
Berikut beberapa submenu pada Menu Window yang umum digunakan.
• New Window untuk memunculkan halaman menggambar yang besar.
• Cascade untuk menampilkan beberapa halaman menggambar secara teratur dari depan ke belakang.
• Tile Horizontally untuk menampilkan beberapa halaman menggambar tersusun berjajar secara horizontal.
• Tile Vertically untuk menampilkan beberapa halaman menggambar tersusun berjajar secara vertikal.
• Arrange Icons untuk menyusun ikon.
• Color Palettes untuk memunculkan pilihan palet warna.
• Dockers untuk memunculkan docker pilihan tertentu.
• Toolbars untuk memunculkan toolbar pada halaman menggambar.
• Close untuk menutup halaman menggambar yang sedang aktif.
• Close All untuk menutup semua halaman menggambar.
• Refresh Window untuk me-refresh windows.
Submenu Window
11) Help
Berikut beberapa submenu pada Menu Help yang umum digunakan.
• Help Topics untuk memunculkan jendela bantuan tentang topik-topik tertentu.
• CorelTUTOR, untuk memunculkan jendela panduan tentang berkreasi menggunakan Corel.
• Hints, untuk menentukan jendela Hint.
• Insights from the Experts untuk memunculkan jendela panduan tentang membuat suatu karya dari pakar Corel.
• Highlight What’s New untuk memerintahkan agar fitur-fitur tombol baru dalam CorelDRAW di beri warna berbeda.
• Technical Support untuk menghubungkan CorelDRAW ke provider service melalui internet.
• Working with Office, untuk memunculkan panduan tentang menghubungkan CorelDRAW dengan Microsoft Office.
• Corel on the Web untuk menghubungkan CorelDRAW ke internet.
• About CorelDRAW untuk memunculkan jendela lisensi CorelDRAW
Submenu Help
B. TOOLBAR PROPERTY
Toolbar property merupakan alat pendukung untuk memproses objek gambar lebih lanjut. Tampilan toolbar property akan berubah sesuai dengan objek yang dipilihnya.
Jendel Tollbar Property
C. RULER
Penggaris sangat bermanfaat untuk membantu meletakkan objek gambar pada suatu lokasi dengan tingkat akurasi yang tinggi. Anda dapat menampilkan atau menyembunyikan penggaris horizontal dan vertikal melalui menu View > Ruler. Tanda centang pada submenu Rulers berarti penggaris dalam posisi aktif/ditampilkan. Secara default, titik (0,0) terletak di sudut kiri bawah lembar kerja.
Titil (0.0) pada Ruler
D. PAGE NAVIGATOR
Fasilitas ini berfungsi untuk menambah, menghapus, mengganti nama lembar kerja, juga untuk mengubah arah lembar kerja horizontal atau vertikal.
Tombol + di sebelah kiri dan kanan untuk menambah lembar kerja di sebelah kiri atau kanan lembar kerja aktif. Tampilan nomor 1 of 1 menunjukkan Anda berada pada lembar kerja 1 dari satu lembar kerja yang ada. Tombol panah kiri untuk menuju ke lembar kerja pertama, dan tombol panah kanan untuk menuju lembar kerja terakhir. Jika Anda memiliki lebih dari dua lembar maka akan tampilkan tombol panah kiri dan kanan seperti pada Gambar diatas. Tanda panah kiri digunakan untuk pindah ke halaman sebelumnya dan tanda panah kanan digunakan untuk pindah ke halaman berikutnya. Selain cara itu, Anda dapat menggunakan cara lainnya untuk menambah lembar kerja. Klik kanan pada salah satu lembar kerja atau page maka tampil perintah sebagai pada Gambar berikut ini.
(1) Klik perintah Insert Page After untuk menyisipkan lembar kerja baru di sebelah kanan lembar kerja yang aktif.
(2) Klik perintah Insert Page Before untuk menyisipkan lembar kerja baru di sebelah kiri lembar kerja aktif.
(3) Klik perintah Delete Page untuk menghapus lembar kerja.
(4) Klik perintah Switch Page Orientation untuk mengganti arah lembar kerja (dari arah vertikal menjadi arah horizontal atau sebaliknya).
(5) Klik perintah Rename Page jika Anda ingin mengganti nama dari page atau halaman sehingga akan tampil kotak dialog Rename Page, ketik nama pengganti, misalnya ”Belajar Desain Grafis”, kemudian klik tombol OK sehingga page 1 menjadi Belajar Desain Grafis1.
Proses Rename Page

E. PALET WARNA (COLOR PALETTE)
Palet warna terletak di bagian kanan lembar. Fasilitas ini memuat sistem warna yang Anda pilih. CorelDRAW mengenal banyak sistem warna, misalnya PANTONE, CMYK, dan RGB. Palet warna ini akan mempercepat proses kerja Anda dalam mewarnai sebuah objek. Caranya, pilih sebuah objek. Kemudian klik warna pada palet warna. Anda dapat menekan tombol panah bawah atau panah atas untuk menampilkan warna yang lain. Adapun untuk menampilkan seluruh warna agar tampak semua di layer, klik tombol panah kiri. Untuk menghilangkan warna objek, klik tombol silang di bagian atas palet warna.
Palet Warna pada CorelDraw X3
F. TOOLBOX DAN FUNGSINYA
Toolbox merupakan kumpulan tombol yang digunakan untuk membuat dan memodifikasi objek. Secara default toolbox terletak di bagian kiri dan lembar kerja. Dengan fasilitas toolbox, Anda dapat memodifikasi, seperti mengubah bentuk objek, mendistorsi objek, mewarnai objek, dan memberi efek-efek tertentu. Tombol-tombol yang berada dalam toolbox ada yang mempunyai subtombol, ada pula yang tidak. Tombol yang ada tanda panah di sudut kanan bawah dari tombol tersebut berarti mempunyai subtombol. Untuk menampilkan subtombol dalam toolbox, klik dan tahan agak lama tombol tersebut sehingga akan tampak subtombol yang ada di dalamnya.
Berikut ini daftar ikon pada toolbox beserta fungsinya (Klik untuk memperbesar gambar)
Toolbox CorelDraw X3 dan Fungsinya

Thursday, January 5, 2012

Menambahkan dan Membuat Objek Pada Ms. Office Power Point 2007

Anda dapat  menggambar  dan memodifikasi gambar yang telah disediakan  PowerPoint 2007, misalnya bentuk garis, teks, dan berbagai gambar lain guna mendapatkan slide PowerPoint  2007 yang menarik. Anda juga dapat menggabungkan gambar dari aplikasi lain. Gambar-gambar yang Anda ambil dari aplikasi lain akan diterima  sebagai objek. Anda dapat menggambar objek dengan menggunakan tombol-tombol yang ada pada group Drawing pada tab home. Suatu objek dapat  mempunyai  atribut  grafis (warna, garis, bentuk, dan bayangan) dan atribut  teks (style, font, warna, dan bayangan).

1. Menggunakan Group Drawing.
Dengan group Drawing, Anda dapat menggambar atau memodifikasi objek gambar, misalnya bentuk garis, teks, atau objek gambar lain. Dengan demikian, tampilan  presentasi Anda akan menjadi menarik. Anda juga dapat  mengambil objek-objek gambar dari program aplikasi lain.
Objek adalah bentuk-bentuk gambar yang dapat dibuat atau  disisipkan  dalam  sebuah  presentasi . Anda dapat menggambar  objek dengan menggunakan  tombol-tombol perintah pada Group Drawing, seperti gambar berikut ini.

Tombol perintah Shapes terdiri atas Recently Used Shapes, Lines, Rectangles, Basic Shapes, Block Arrow, Equation Shapes, Flowcart, Stars and Banners, Callouts dan Action Bottons.

Pilihan Objek yang terdapat dalam Toolbar Shape (Klik untuk memperbesar gambar)
Tombol perintah Arrange berfungsi untuk menempatkan objek pada slide. Tombol perintah Arrange terdiri atas Order Objects, Group Object, dan Position Objects.
Sebagai contoh position objects dapat membantu Anda meratakan beberapa objek sekaligus. Caranya, objek-objek tersebut harus dipilih terlebih dahulu, kemudian klik Arrange Kemudian Align  dan Kemudian Aligh left. Perhatikan gambar berikut.
(Klik Untuk Memperbesar Gambar)

Tombol perintah Quick Style terdiri atas pilihan ikon berikut.
2. Membuat Objek Garis
Anda dapat membuat objek dengan tombol lines pada menu Shapes, tombol Arrows dan Text Box. Berikut ini adalah
cara membuat garis dengan menggunakan tombol lines.
(1) Pada group Drawing, klik tombol Lines.
(2) Arahkan mouse ke lembar kerja (perhatikan pointer mouse Anda berubah menjadi tanda + ) pada posisi di mana Anda akan membuat objek tersebut .
(3) Klik, tahan dan geser ke arah yang Anda inginkan.
Perhatikan objek tersebut akan dibatasi tanda bulatan kecil di awal dan akhir garis, yang disebut dengan titik kendali. Dengan titik kendali ini, Anda dapat mengatur kembali objek garis tersebut sesuai dengan kebutuhan.
Anda dapat memformat objek garis dengan menggunakan tombol berikut.
1. Line Style
Digunakan untuk memilih ukuran dan jenis garis pada objek.




2. Dash Style
Digunakan untuk membuat variasi jenis garis. Perhatikan garis sebelum di format garis sesudah diformat dengan pilihan Dash berikut ini
3. Line Color
Digunakan untuk menentukan warna garis pada objek




4. Arrow Style
Digunakan untuk menambah mata tombak pada ujung garis.


3. Membuat Objek Lingkaran
Bagaimana cara membuat objek lingkaran? Berikut caranya, klik tombol oval pada group Drawing, kemudian arahkan pointer mouse ke tempat di mana Anda akan menempatkan objek tersebut. Misalnya, klik dan tahan tombol mouse pada posisi titik Pusat A. Sambil menekan tombol Ctrl + Shift, lakukan proses dragd drop sampai Anda mendapatkan ukuran lingkaran seperti pada lingkaran nomor 1. Untuk membuat lingkaran ke-2 dan ke-3 , ulangi langkah yang pertama sampai Anda mendapatkan jarak lingkaran yang sama antara lingkaran yang satu dengan lainnya.
4. Membuat Objek Shape
Jika Anda bekerja dengan objek Shape, group Drawing menyediakan fasilitas Autoshapes yang menampung beberapa objek gambar yang dapat Anda ambil dan sekaligus Anda tempelkan pada lembar kerja Anda. Prosedur yang dapat Anda lakukan untuk membuat objek dengan Autoshape adalah seperti berikut.
(1) Pada group Drawing, klik tombol menu Shapes untuk menampilkan tombol-tombol pilihan pembentuk objek gambar, seperti yang tampak pada gambar berikut.
(2) Sebagai contoh, klik pilihan Stars and Banners, kemudian pilih Down Ribbon.
(3) Klik di mana Anda menempatkan objek tersebut atau arahkan pointer mouse pada lembar kerja, klik dan tahan mouse untuk mulai membentuk objek gambar, geser pointer mouse untuk menentukan ukuran objek gambar sehingga objek akan terbentuk seperti gambar berikut.
(4) Letakkan mouse ke salah satu titik kendali, klik tahan dan geser untuk mengatur ukuran objek.
(5) Klik di luar area objek yang terpilih untuk membatalkan pemilihan terhadap objek tersebut.

5. Menambah Teks pada Objek
Teks yang Anda ketikkan pada objek secara otomatis akan dibuat rata tengah oleh PowerPoint 2007. Jika Anda ingin membuat baris baru, tekan tombol Enter. Berikut adalah langkah untuk menambahkan teks pada sebuah objek.
(1) Pilih salah satu objek yang akan diisi teks.
(2) Pilih salah satu langkah berikut. Klik kanan pada objek yang akan diisi teks. Pada menu tampil, pilih Add Text dan ketiklah sebuah teks. Anda dapat juga melakukannya pada group Text. Caranya, pilih tombol Text Box. Klik objek yang akan diisi dengan teks.
(3) Sebagai contoh, ketik tulisan berikut.
www.bacaan-komputer.blogspot.com
(4) Perhatikan hasil pengetikan akan tampak seperti pada gambar berikut.
6. Bekerja dengan Objek ClipArt
Dengan program PowerPoint 2007, Anda dapat menyisipkan objek ke dalam presentasi. Anda dapat menyisipkan teks, gambar, ataupun objek lainnya. Ada beberapa cara untuk menyisipkan objek ke dalam presentasi, antara lain dengan menggunakan menu Insert Illustrations Clip Art . Di samping menggunakan menu, PowerPoint juga menyediakan pilihan slide yang di dalamnya terdapat perintah untuk menyisipkan objek ClipArt secara langsung.
a. Menggunakan Pilihan Slide
Prosedur yang harus Anda lakukan sebelum menyisipkan sebuah objek ke dalam sebuah presentasi adalah sebagai berikut.
(1) Pilih menu New Slide → pilih Layout Slide yang Anda inginkan.
(2) Pilih Layout Title, Clip Art, dan Text pada bagian Other Layout sehingga presentasi Anda akan menampilkan lembar kerja seperti gambar berikut.
Gambar a Pilihan Layout Slide title and content
Gambar b  Pilihan Layout Slide two content
Gambar c  Pilihan Layout Slide comparison
Gambar d  Pilihan Layout Slide content with caption
 
(3) Klik pada area objek gambar pilih ikon Clip Art sehingga tampil kotak dialog Select Picture.
Pada kotak dialog Clip Art, terdapat beberapa bagian yang perlu Anda perhatikan, yaitu sebagai berikut.
• Search For. Digunakan untuk mencari bentuk gambar berdasarkan nama gambar yang ada pada kotak pencarian.
• Search In. Digunakan untuk menunjukkan lokasi pencarian.
• Search For. Membatasi jenis file apa saja yang diikutsertakan dalam pencarian.
(4) Pilih objek gambar, kemudian tekan tombol OK sehingga ditampilkan secara otomatis pada lembar kerja gambar yang anda pilih.
b. Menggunakan Tombol Perintah
Memasukan Clip Art juga dapat melalui tombol perintah, langkahnya seperti berikut.
(1) Klik menu Insert→ Illustrations → Clip Art sehingga ditampilkan kotak task pane Clip Art.
(2) Dari task pane yang tampil, pilih Organize clips sehingga akan tampil kotak dialog berikutnya.
(3) Klik dua kali folder Office Collections pada bagian Collection List sehingga akan tampil beberapa subfolder yang menampung gambar. Pilih salah satu nama folder, kemudian perhatikan pada kotak sebelah kanan yang akan menampilkan objek gambar sesuai dengan folder yang Anda pilih. Pilih salah satu gambar, klik kanan pada gambar, dan pilih Copy.
 
(4) Lanjutkan dengan mem-Paste-nya pada tempat yang Anda inginkan.
c. Mengatur Objek Clip Art
Pada saat Anda menyisipkan objek Clip Art, PowerPoint 2007 akan menampilkan toolbar Pictures Tools. Kemudian, akan tampil tab Format yang dapat Anda gunakan untuk memodifikasi objek ClipArt yang telah Anda sisipkan pada lembar kerja presentasi. Sebelum Anda memodifikasi objek, kenali terlebih dahulu nama tombol-tombol perintah pada tab Format berikut fungsinya seperti yang tampak pada gambar berikut ini.
* Group Adjust terdiri atas Brightness, Contrast, Recolor, Compress Pictures, Change Picture, dan Reset Picture.
Berikut beberapa Tombol Perintah pada Group Adjust (Klik untuk memperbesar gambar)
Berikut tampilan beberapa hasil pengaturan objek ClipArt menggunakan tombol perintah pada group Adjust.
Gambar a merupakan hasil pengaturan brightness
Gambar b merupakan hasil pengaturan Recolor
 
* Group Picture Styles terdiri atas Picture Shape, Picture Border, dan Picture Effects.
Tombol Perintah pada Group Picture Styles
 
Berikut ditampilkan beberapa hasil pengaturan objek ClipArt menggunakan tombol perintah pada group Picture Styles.
Gambar a merupakan hasil pengaturan Picture Shape dan Picture Border
Gambar b merupakan hasil pengaturan Picture Effect Shadow

* Group Arrange terdiri atas Bring to Front, Send to Back, Selection Panel, Align, Group, dan Rotate.
Berikut tombol perintah dan fungsinya yang terdapat dalam grup Arrange.
 
Berikut ditampilkan beberapa hasil pengaturan objek ClipArt menggunakan group Arrange.
Gambar a merupakan hasil pengaturan Rotate
Gambar b merupakan hasil pengaturan Group

7. Bekerja dengan Objek WordArt
Berbeda dengan Program PowerPoint sebelumnya, PowerPoint 2007 lebih lengkap dan praktis. PowerPoint 2007 dilengkapi WordArt yang memiliki tombol-tombol yang sederhana, namun lengkap dan variatif. WordArt digunakan untuk membuat teks dengan formasi dan animasi gambar yang diatur dan dimodifikasi sendiri. Prosedur yang harus Anda lakukan adalah seperti berikut.
(1) Klik tab Insert > WorArt, kemudian pilih melalui down drop yang terdapat di bawah ikon WordArt. Dengan demikian akan muncul WordArt Gallery.
(2) Pilihlah salah satu bentuk WordArt dan klik OK sehingga tampil pada lembar kerja Your Text Here. Sebagai contoh pilihlah Gradient fill-Accent 4, Reflection.
(3) Pada kotak teks yang bertuliskan Your Text Here, ketik teks pengganti yang diinginkan. Misalnya, ketik teks penggantinya, seperti berikut.
– MICROSOFT POWERPOINT  lalu tekan Enter
– VERSI 2007 lalu tekan Enter
(4) Pada lembar presentasi akan tampil hasil yang Anda buat dan untuk memodifikasi teks Anda dapat menggunakan tools yang ada di bagian atas lembar presentasi. Anda juga dapat mengklik kanan untuk mengatur teks baik ukuran, jenis huruf, dan lain-lain.
Menu Format terdiri atas Insert Shape, Shapes Style, WordArt Style, dan Arrange.
Perintah dalam grup format
Perintah dalam grup Insert Shape
Grup Shape Style
Perintah yang terdapat pada grup Shape Style

Grup Word Art Style
Tombol perintah dalam grup word art style
Grup Arrange Word Art
Tombol perintah yang terdapat pada Grup Arrange